CAPE UNIKU 2012 - 2013

Campuran Pendidikan Ekonomi UNIKU angkatan 2012 - 2013

CAPE UNIKU 2012 - 2013

Campuran Pendidikan Ekonomi UNIKU angkatan 2012 - 2013

CAPE UNIKU 2012 - 2013

Campuran Pendidikan Ekonomi UNIKU angkatan 2012 - 2013

CAPE UNIKU 2012 - 2013

Campuran Pendidikan Ekonomi UNIKU angkatan 2012 - 2013

CAPE UNIKU 2012 - 2013

Campuran Pendidikan Ekonomi UNIKU angkatan 2012 - 2013

Pages

Tampilkan postingan dengan label Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 April 2013

Penulisan dan Penjelasan Huruf Kapital


 http://slidemaker.files.wordpress.com/2009/04/sans-serif.jpg

Huruf kapital adalah huruf besar yang dipergunakan di depan kalimat atau paragraf. Huruf kapital pula dipakai sebagai huruf pertama penunjuk penyapaan kekerabatan seperti bapak, ibu, saudara, kakak, adik dll.

Misalnya:
- “Kapan Ibu Berangkat?” tanya Suharto.
- Bapak bertanya, “Itu apa, Bu?”
- Surat Anda sudah saya terima.
- Mereka pulang dari rumah Pak Lurah.
- Siswa dari SD 2 Jakarta mengunjungi Ancol


Huruf capital tidak dipakai sebagai huruf pertama kata penunjuk hubungan kerabatan
yang tidak dipakai dalam pengacuan atau penyapaan.
Misalnya:
- Kita semua harus berbakti pada bapak dan ibu kita.
- Semua saudara saya sudah memiliki keluarga.

Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama kata ganti Anda.
Misalnya:
- Sudahkah Anda tahu?
- Surat Anda telah kami terima.


PEMAKAIAN HURUF KAPITAL UNTUK NAMA DIRI:

Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama jabatan dan pangkat yang diikuti
nama orang atau yang dipakai sebagai pengganti nama orang tertentu, nama instansi, atau
nama tempat.
Misalnya:
Presiden SBY, Wakil Presiden Budiono, Gubernur Jawa Barat, Kejaksaan Umum.


Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama jabatan dan pangkat yang tidak
diikuti nama orang, nama instansi, atau nama tempat.
Misalnya:
- Siapakah gubernur yang baru dilantik itu?
- Kemarin Brigadir Jenderal Ahmad dilantik menjadi mayor jenderal.


Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur-unsur nama orang.
Misalnya:
Amir Hamzah, Dewi Sartika, Wage Rudolf Supratman, Halim Perdanakusumah.

Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama orang yang digunakan sebagai
nama jenis atau satuan ukuran.
Misalnya:
Mesin diesel, 10 volt, 5 ampere


Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama bangsa, suku bangsa, dan bahasa.
Misalnya:
Bangsa Indonesia, suku Sunda, bahasa Inggris

Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama bangsa, suku, dan bahasa yang
dipakai sebagai bentuk dasar kata turunan.
Misalnya:
Mengindonesiakan kata asing
Keinggris-inggrisan


Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama tahun, bulan, hari, hari raya,, dan
peristiwa sejarah.
Misalnya:
tahun Hijriah, tarikh Masehi, bulan Agustus, bulan Maulid, hari Jumat, hari
Galungan, hari Lebaran, hari Natal, Perang Candu, Proklamasi Kemerdekaan
Indonesia.


Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama peristiwa sejarah yang tidak dipkai
sebagai nama.
Misalnya:
Soekarno dan Hatta memproklamasikan kemerdekaan bangsanya.
Perlombaan senjata membawa resiko pecahnya perang dunia


Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama geografi.
Misalnya:
Asia Tenggara, Banyuwangi, Bukit Barisan, Cirebon, Danau Toba, Dataran Tinggi
Dieng, Gunung Semeru, Jalan Diponegoro, Jazirah Arab, Kali Brantas, Lembah
Baliem, Ngarai Sianok, Pegunungan Jayawijaya, Selat Lombok, Tanjung Harapan,
Teluk Benggala, Terusan Suez.

Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama istilah geografi yang tidak menjadi
unsur nama diri.
Misalnya:
berlayar ke teluk, mandi di kali, menyeberabangi selat, pergi ke arah tenggara

Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama geografi yang digunakan sebagai
nama jenis.
Misalnya:
asam jawa, gula garut, gula jawa, beras sukabumi

Serapan Bahasa Asing ke Bahasa Indonesia


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiaaC6gML7Df5KNld8fmMy57H-DHwzuI6RxSiwq26o4S-h07iba5pdkq-0vs-zIWV7fABEPjVdG1Os6MNb4_a2D1cO-JRUiGTJL-iDbbcWUjZliMBlOatLYo1S4ISqOdX2kaRqXCHD153c/s1600/Buku-buku.jpgSemua mungkin sudah mengetahui bahwa bahasa indonesia memiliki banyak kata-kata serapan dari bahasa negara lain, seperti Inggris, Belanda, Jepang, Portugis dll, dan itu semua bukan berarti negara kita sebagai pelagiat namun negara kita adalah negara yang mampu menyerap bahasa asing menjadi dapat di gunakan di negera kita. Berikut ini ada beberapa yang mungkin anda tidak sadar bahwa istilah-istilah ini berasal dari bahasa serapan :

Serapan dari bahasa Belanda : (Indonesia - Belanda) "en." adalah padanan dalam bahasa Inggris
- Kulkas = Koelkast
- Kamar (ruangan) = Kamer- Saklar (en. Switch) = Schakelaar
- Kenop (en. Switch) = Knopje
- Keran (en. Faucet) = Kraan
- Kubus (en. Cube) = Kubus
- Dus (en. Box) = Doos
- Sterk (en. Strong) = Sterk
- Soak (en. Weak) = Zwak
- Baut, mur (en. Bolt) = Bout, Moer
- Grendel pintu (en. Bolt) = Grendel - Bolt kok jadi grendel pintu ya ?? -
- Etalase (en. Window) = Etalage
- Arde (en. Earth) = Aarde - Salah satu istilah kelistrikan -
- Pantofel (sepatu) (en. Slipper) = Pantoffel
- Wastafel (en. Washing Stand) = Wastafel
- Ban (en. Tire) = Band - bukan band musik lho ... -
- Pabrik (en. Factory) = Fabriek
- Setrum (en. Current) = Stroom
- Spaneng (en. voltage) = Spanning - biasanya dipake ama orang2 jaman doeloe -
- Karton (en. Cardboard) = Karton
- Kuas (en. Brush) = Kwast
- Supel (mudah bergaul) (en. Flexible) = Soepel - ternyata maksudnya fleksibel-
- Akte/ Akta (en. Document) = Akte
- Telat (en. Late) = Te laat

Serapan dari bahasa Yunani: (Indonesia - Yunani/Greek)
- Kepala (en. Head) = kefáli
Contoh : Cephalopod berasal dari kephalópoda = "head-feet", podos = foot . Hewan yang kakinya menempel dengan kepala

Daftar ini merupakan daftar kata serapan dari bahasa Jepang dalam bahasa Indonesia. Kata-kata yang diserap dari bahasa Jepang dalam bahasa Indonesia tidaklah banyak dan seringkali berhubungan dengan masa pendudukan Jepang pada Perang Dunia II atau makanan khas Jepang. Ada pula beberapa kata yang berhubungan dengan budaya Jepang dan juga diserap dalam bahasa-bahasa lain.


A

* Aikido: 合気道, jenis bela diri mirip judo
* Anime: アニメ Bunyi dengarkan, film atau gambar animasi (berasal dari kata bahasa Inggris "animation")


B

* Bonsai: 盆栽 Bunyi dengarkan, tanaman mini dalam pot
* Budanco: komandan regu


C

* Cudanco: kapten


D

* Dan (段): tingkatan dalam olahraga Jepang (karate, judo, dll.)


E

* Ebi: udang kering (Jep: udang)


F

* Fujinkai: organisasi wanita di masa pendudukan Jepang


G

* Geisha: wanita seniman-penghibur tradisional (penyanyi/penari)


H

* Haiku: Bunyi dengarkan, puisi pendek yang terdiri dari 3 baris dengan pola 5, 7, 5
* Harakiri: bunuh diri demi kehormatan
* Heiho: tentara cadangan
* Hiragana: suatu cara penulisan bahasa Jepang, satu aksara untuk satu sukukata
* Hokokai: nama organisasi pengerahan massa yang dibentuk Jepang di Jawa. Nama lengkapnya Jawa Hokokai. Juga digunakan sebagai nama pola batik.[1]


I

* Ikebana: 生花, seni menata bunga


J

* Jibaku: berani mati
* Judo (柔道): olahraga bela diri
* Jujutsu: olahraga bela diri


K

* Kabuki: bentuk teater tradisional Jepang
* Kamikaze: pasukan bunuh diri dengan pesawat terbang
* Kanji: huruf Jepang yang berasal dari Tiongkok
* Karaoke: Bunyi dengarkan, karaoke
* Karate: olahraga bela diri (tangan kosong atau tanpa senjata)
* Kata: gerak dalam karate, judo, aikido, dll.
* Katakana: huruf Jepang untuk menuliskan kata serapan dari bahasa asing
* Keibodan: asisten polisi Jepang pada masa Perang Dunia II di Indonesia
* Kempeitai: polisi militer Jepang masa Perang Dunia II di Indonesia
* Kempo: olahraga bela diri
* Kimono: pakaian tradisional laki-laki dan perempuan Jepang


M

* Manga: komik
* Moci: penganan dari beras ketan
* Mirin: minuman beralkohol berwarna kuning, berasa manis untuk memasak


N

* Ninja: 忍者, pembunuh rahasia
* Noh: 能, drama musik ala Jepang


O

* Origami: 折り紙, seni melipat kertas


R

* Romaji: bahasa Jepang dalam huruf Latin


S

* Samurai: ksatria feodal Jepang
* Sashimi: makanan laut Jepang
* Seinendan: barisan pemuda
* Shinto: agama asli Jepang
* Sukiyaki: makanan Jepang
* Sushi: makanan Jepang
* Sumo: 相撲, gulat Jepang
* Syodanco: letnan


T

* Tempura: udang goreng khas Jepang
* Teriyaki: 照り焼き, semacam makanan Jepang yang dipanggang
* Tsunami: 津波, gelombang laut yang besar (biasanya timbul akibat adanya gempa kuat di dasar laut)


U

* Udon - sejenis bakmi Jepang yang tebal.


W

* Wasabi - sejenis bumbu makanan Jepang.


Y

* Yakitori: やきとり, sate khas Jepang
* Yakuza: やくざ, Kumpulan gangster Jepang
* Yen: mata uang Jepang


Z

* Zen: sebuah aliran dalam agama Buddha Mahāyāna yang berkembang di Jepang. Dari bahasa Sansekerta dhyāna, yang masuk lewat bahasa Tionghoa, chan.

Bahasa Portugis masuk ke Indonesia bersamaan dengan datangnya para penjelajah Portugis pada abad ke-16 ke Nusantara (Malaka dan Maluku) untuk mencari rempah-rempah. Kedatangan para penjelajah itu kemudian berubah menjadi usaha kolonisasi atau penjajahan untuk menguasai sumber rempah-rempah yang harganya sangat mahal di Eropa.

Bersamaan dengan kolonisasi, orang-orang Portugis juga datang membawa sejumlah agamawan yang mula-mula dimaksudkan untuk memberikan pelayanan rohani kepada mereka. Di kemudian hari para agamawan itupun mulai menyebarkan Injil di kalangan penduduk setempat, sehingga terjadilah interaksi yang lebih erat antara budaya Portugis dengan budaya lokal.

Beberapa kata Portugis yang diserap ke dalam bahasa Indonesia adalah:


A

* algojo (algoz)
* arena (arena)
* armada (armada)


B

* bangku (banco)
* banjo (banjo)
* Belanda (holanda)
* beranda (varanda)
* bendera (bandeira)
* biola (viola)
* bola (bola)
* bolu (bolo)
* boneka (boneca)
* botol (botelha)


D

* dadu (dado)
* dansa (dança)


F

* flores (flores: bebungaan): nama pulau Flores


G

* gancu (gancho)
* garpu (garfo)
* gereja (igreja)
* gudang (gudão)


H

* harpa (harpa)


I

* Inggris (Ingles)


J

* jendela (janela)


K

* kaldu (caldo)
* kampung (campo)
* kanon (kanon)
* karambol (carambola)
* kartu (cartão)
* kasur (colchão)
* kutang (alcotão)
* keju (queijo)
* kemeja (camisa)
* kertas (carta(s) = surat-surat)
* kereta (carreta)


L

* laguna (laguna)
* lambada (lambada) : sejenis tarian
* legenda (legenda)
* lentera (lanterna)
* limau (limão)


M

* mandor (mandador)
* marakas (maraca) (alat musik perkusi)
* marmot (marmota)
* martir (mártir)
* meja (mesa)
* mentega (manteiga)
* meski (mas que)
* Minggu (domingo): nama hari, juga dikenal sebagai Ahad
* misa (missa) - ibadat Katolik

N

* Natal ( Natal)
* nina (spt. dalam "nina bobo") (menina): anak perempuan kecil
* nona (dona)
* nyonya (donha)


P

* palsu (falso)
* paderi (padre): pendeta
* peluru (pellouro, boleiro)
* pena (pena)
* peniti (alfinete)
* Perancis (francesa)
* pesiar (passear)
* pesero (parceiro)
* pesta (festa)
* pigura (figura)
* pita (fita)


R

* renda (renda)
* roda (roda)
* ronda (ronda)
* rosario (rosario)


S

* Sabtu (sábado)
* sabun (sabão)
* saku (saco)
* sekolah (escola)
* salto (salto)
* sepatu (sapato)
* silet (gilete)
* serdadu (soldado)
* sinyo (sinhô)


T

* tanjidor (tangedor)
* tapioka (tapioca)
* teledor
* tembakau (tabaco)
* tenda (tenda)
* tempo (tempo)
* terigu (trigo)
* tinta (tinta)
* tolol (tolo)
* tukar (trocar)

Z

* zebra (zebra)


Kata serapan dari bahasa Portugis dalam bahasa daerah

Banyak pula kata Portugis yang diserap ke dalam bahasa daerah, khususnya di Indonesia Timur karena kuatnya pengaruh dan kehadiran Portugis di sana. Sebagian dari kata-kata itu misalnya:

* balenso (Ambon, Minahasa) = balanço (Port., "mengayun", to swing) = menari lenso
* batatas (Ambon) = kentang
* farinya (Ambon, Minahasa) = farinha (Port.) = tepung terigu
* garganta (Ambon) = garganta (Port.) = tenggorokan
* kadera (Ambon, Minahasa) = cadeira (Port.) = kursi
* kawalo (Ambon) = cavalo (Port.) = kuda
* ose (Ambon) = você (Port.) = kamu
* panada (Ambon, Manado) = panada (Port.) = roti isi
* tuturuga (Minahasa) = tartaruga (Port.) = penyu